Kutub Magnet Bumi Segera Berbalik, Bagaimana Dengan Kehidupan Bumi..?

00.27.00

KABARDUA.COM-Medan magnet bumi bisa berbalik arah hanya dalam tempo 100 tahun, para peneliti telah menemukan fenomena tersebut.

Pergerakan, yang membuat semua kompas menunjuk ke arah selatan bukannya utara, semula diperkirakan memakan waktu ribuan tahun. Namun, sebuah studi baru menemukan hal ini bisa terjadi jauh lebih cepat.

Medan magnet bumi telah membalik berkali-kali sepanjang sejarah planet ini. Medan magnet bumi memiliki dua kutub mirip sebatang magnet, intensitasnya tetap sama selama ribuan sampai jutaan tahun. Kemudian, untuk alasan yang tidak diketahui, medan itu berbalik arah.

Studi terbaru oleh tim ilmuwan dari Italia, Prancis, Universitas Columbia dan Universitas California, Berkeley, menunjukkan bahwa pembalikan magnetik terakhir 786.000 tahun yang lalu benar-benar terjadi sangat cepat, dalam waktu kurang dari 100 tahun, kira-kira seumur hidup manusia.

Bukti baru menunjukkan bahwa intensitas medan magnet Bumi menurun 10 kali lebih cepat dari biasanya. "Sungguh menakjubkan betapa cepat kita melihat pembalikan itu," kata Courtney Sprain mahasiswa pascasarjana Universitas California, seperti dikutip laman Dailymail.co.uk.

Data itu merupakan salah satu catatan terbaik untuk mengetahui bagaimana dan seberapa cepat pembalikan ini bisa terjadi. Para ilmuwan ini akan mempublikasikan hasil penelitian ini pada November mendatang dalam Geophysical Journal International. Sparin dan Direktur Pusat Geochronology Berkeley, Paul Renne, merupakan penulis dalam studi tersebut.
Medan magnet bumi sejatinya telah berulang kali berubah kutub sepanjang sejarah Bumi. Jika prediksi para ilmuwan itu menjadi kenyataan, maka pembalikan kutub medan magnet ini membuat semua kompas akan menunjuk ke selatan. Bukan lagi ke utara sebagaimana berlaku sejak ribuan tahun lalu hingga sekarang ini.

Pembalikan kutub medan magnet merupakan peristiwa besar di planet yang didorong oleh konveksi pada inti besi Bumi. Namun tidak ada bencana yang didokumentasikan terkait dengan pembalikan kutub magnet yang terakhir kali terjadi. Meskipun banyak yang mencari catatan dampaknya terhadap geologi dan biologis.

Sekarang, pembalikan kutub medan magnet Bumi semacam itu berpotensi mengacaukan jaringan listrik di Bumi. Dan bahkan kemungkinan besar listrik di Bumi akan padam.

Medan magnet Bumi ini telah melindungi manusia dari partikel berenergi matahari dan sinar kosmik, yang keduanya bisa menimbulkan mutasi genetik. Sementara, melemahnya atau menghilangnya medan magnet untuk sementara menjelang pembalikan permanen kutub magnet Bumi bisa meningkatkan risiko kanker.

Bahaya bagi kehidupan di Bumi akan lebih besar jika pembalikan kutub magnet didahului dengan periode ketidakstabilan yang lama. “Kita harus berpikir lebih terhadap efek biologis yang akan terjadi,” ujar Renne.

"Kami tidak tahu apakah pembalikan berikutnya akan terjadi tiba-tiba seperti yang terjadi kali ini, tetapi kami juga tidak tahu apakah itu tidak akan terjadi.”

Ada atau tidaknya dampak pembalikan medan magnet ini terhadap peradaban modern, yang jelas peristiwa ini akan membantu para peneliti untuk memahami bagaimana dan mengapa medan magnet Bumi secara periodik kutubnya berbalik.

Catatan magnetik yang diperoleh tim peneliti Italia menunjukkan pembalikan 180 derajat medan magnet Bumi secara tiba-tiba itu didahului oleh ketidakstabilan yang terjadi selama 6.000 tahun.

Ketidakstabilan itu termasuk interval kekuatan medan magnet rendah yang masing-masing berlangsung sekitar 2.000 tahun. Perubahan yang cepat medan magnet mungkin terjadi dalam interval pertama.

diolah dari berbagai sumber : dailymailSwiss Space Center, dream, pikiran-rakyat

Artikel Terkait

Previous
Next Post »