Remaja SMK melakukan aksi nekat saat terjadi razia polisi lalulintas patuh di Cikupa Tangerang. Naas kedua remaja ini beradu 'Banteng' dengan pengendara lainnya yang sedang melintas
Video yang diunggah Sheny itu pun membuat banyak pengguna media sosial miris melihatnya.
Generasi muda memang kerap menjadi tumpuan sebagai generasi penerus, karenanya setiap tindakan yang dikhawatirkan merusak generasi muda, kerap membuat prihatin banyak orang. Seperti salah satunya yaitu beredarnya video yang diunggah oleh akun Sheny Dewabrata.
Dalam video yang diunggahnya pada Kamis (7 April 2016), mempertontonkan sekumpulan pelajar SMA yang masih berseragam Pramuka berjoget 'panas' cowok dan cewek.
Video yang diunggah Sheny itu pun membuat banyak pengguna media sosial miris melihatnya.
"Apa ini yang disebut cikal bakal penerus generasi bangsa? Ada ada saja kelakuan anak SMA jaman sekarang, kelas kosong bukan di manfaatin buat belajar yang bener, malah belajar goyang hot duet begitu," ujar Sheny sembari mengunggah video tersebut
Saat ini Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara serta Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi mengatakan sistem pengangkatan tenaga honorer kelompok dua jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) bakal dikerjakan dengan cara bertahap sampai tahun 2019.
Yuddy menjelaskan, sistem dengan diawali verifikasi. Ia mengharapkan, sistem verifikasi pada 440 ribu tenaga honorer bisa dikerjakan akhir th. ini. Hingga, nanti bisa masuk dalam biaya pengangkatan PNS pada th. 2016.
Diluar itu, ia menyatakan sistem verifikasi butuh dikerjakan untuk hindari ada dokumen yang bodong. Gagasannya, tenaga honorer bakal diproyeksikan untuk isi seputar 100 ribu PNS yang pensiun tiap-tiap tahunnya.
Ia juga meyakinkan sistem pengangkatan PNS ini tidak dipungut biaya apabila diketemukan ada pelanggaran ia memohon semua pihak untuk melaporkannya.
Terkait dengan biaya yang diperlukan, Yuddy mengatakan untuk mengangkat 440 ribu tenaga honorer dibutuhkan biaya seputar Rp 34 triliun. Biaya itu ia sebut masihlah adalah estimasi kasar.
Yuddy mencontohkan, bila untuk pemenuhan gaji dan tunjangan sebesar Rp 4 juta jadi dibutuhkan biaya seputar Rp 20 triliun untuk 440 ribu tenaga honorer yang akan diangkat. Tetapi ia meyakinkan bakal menghitung lagi kembali biaya dengan cermat.
" Bakal kami kalkulasi dengan cara jeli. Sesudah verifikasi kami meyakini angkanya bakal turun, " tutur Yuddy. (source : sehatsejatra.com)
nama Haji Lulung sudah begitu ramai dibicarakan. Bahkan topik #SaveHajiLulung sampai menguasai Twitter global cukup lama. Dalam topik itu, kamu bisa menemukan sindiran-sindiran mengenai betapa kuat dan sakti mandragunanya Wakil Ketua DPRD Jakarta itu. Ini Buktinya!